Setelah Sarjana, Haram Hukumnya Menganggur Lama. 6 Profesi Ini Layak Jadi Rencana Cadangan Sembari Mengejar Cita-Cita

Hobi ngumpulin barang bekas?
Menjelang momen lulus kuliah, akan ada banyak pertanyaan seperti ini yang melayang ke wajahmu.
“Habis lulus mau ngapain?”
“Nanti pulang ke rumah atau cari kerja di sini aja?”
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sering membuat kita berpikir ulang tentang masa depan. Kadang saking bingung menjawabnya, kita bakal mengandalkan jawaban setengah bercanda: “Nanti mau kawin aja deh!” “Pengen sih jadi Presiden Zimbabwe…” Kadang kita bakal tersenyum saja karena segan mengungkapkan rencana yang sebenarnya — maklum, takut dibilang sesumbar.
Tapi sebenarnya, kita tak perlu malu mengatakan rencana yang dimiliki. Dengan mengungkapkannya, siapa tahu orang yang kita ajak bicara bisa membantu? Kalaupun rencana itu gagal, kita masih punya rencana-rencana lainnya yang bisa dicoba. Ya, harus disadari juga, rencana itu tidak boleh tunggal. Ada baiknya kamu punya berlapis-lapis rencana agar kamu tahu apa yang bisa kamu lakukan ketika salah satu rencana tak bisa kamu jalankan.
Di bawah ini, Hipwee hadirkan 6 alternatif profesi yang bisa kamu jadikan rencana cadangan setelah lulus kuliah. PS: Meskipun rencana cadangan, bukan berarti mereka tak menjanjikan, lho.

Kalau pekerjaan impian belum tergapai, tak ada salahnya keluar jalur sebentar. Jajal pekerjaan yang namanya belum pernah kamu dengar.

Cari pekerjaan yang sesuai dan haru punya cadangan
Cari pekerjaan yang sesuai dan haru punya cadangan via www.calebjwilson.com
Pekerjaan sesuai latar belakang studi yang kita punya pasti menjadi pekerjaan idaman. Sayangnya, pekerjaan seperti itu belum tentu langsung bisa kamu dapatkan. Apalagi jika kita kebetulan tak mengambil jurusan kuliah profesi seperti Kedokteran, Keperawatan, atau Pendidikan Guru. Untuk mengantisipasi realita, kita harus punya banyak rencana. Cobalah untuk mengirim aplikasi ke kantor yang tak keberatan menerima lamaran dari sarjana semua jurusan.
Karena sifat pekerjaan ini hanya sementara, tinjau juga panjang kontrak yang akan ditawarkan perusahaan tersebut jika kamu diterima sebagai karyawannya. Mungkin kamu sebaiknya tak melamar di bank jika kontrak karyawan yang ditawarkan adalah 5-7 tahun, meskipun bank seringkali menerima pelamar segala jurusan. Consulting business, bagian administrasi perusahaan, dan industri hospitality adalah contoh lapangan kerja yang menawarkan peluang luas dengan kontrak yang relatif lebih longgar dibandingkan bank. Kamu bisa coba melamar di tempat-tempat ini sebelum menyasar pekerjaan impian.
Jangan ragu untuk mencari tau pekerjaan yang justru di luar bayangan kita. Terpaku pada satu peluang pekerjaan bisa jadi membuat kita berpikiran sempit dan tak melihat peluang lain yang justru berpenghasilan lebih besar.

Tak sekadar kegemaran di waktu luang, hobi juga bisa jadi sumber nafkah menjanjikan.

Hobi ngumpulin barang bekas?
Hobi ngumpulin barang bekas? Kenapa nggak bikin usaha garage sale? via blog.krrb.com
Banyak orang senang melakukan hobi mereka di sela-sela waktu luang. Daripada terpaku mengejar pekerjaan idaman, kenapa tak menyulap hobimu jadi sumber penghasilan?
Mungkin kamu punya hobi membuat gelang dan anting sendiri. Kalau begitu, kenapa tidak menjualnya sebagai souvenir pernikahan? Atau mungkin saja kamu punya hobi memelihara ikan hias. Selain memberi rasa senang, hobi memelihara ikan ini bisa jadi peluang usaha yang cukup menggiurkan. Belajarlah dari Nicholas Kurniawan, yang bisa menghasilkan sekitar Rp500 juta setiap bulannya dari usaha jual-beli ikan hias miliknya. Nah, tambah senang ‘kan kalau hobimu bisa ikut membantu pemasukan?


Konon, menikah ampuh membuka pintu rezeki. Setelah ijazah ada di tangan mungkin kamu bisa memikirkan keputusan ini.

Menikah setelah lulus bisa juga jadi plan
Menikah setelah lulus bisa juga jadi plan via www.guesthouseevents.com
Kalau memang sudah merasa menemukan pasangan yang sesuai, cobalah untuk memikirkan opsi menikah setelah lulus. Terutama jika kamu seseorang yang lebih terpacu berusaha saat ada teman hidup di sisi daripada saat sendiri.
Beberapa orang yang menikah dalam keadaan belum bekerja malah menjadi sukses setelah menikah. Karena, mereka adalah karakter yang bisa lebih bersemangat ketika memiliki pasangan yang selalu mendukung dan keluarga besar yang selalu menjaga dan mengawasi. Tak ada salahnya menempatkan menikah sebagai salah satu rencana setelah lulus nanti.


Menjadi dosen tetap tidak bisa kilat. Galilah pengalamanmu terlebih dulu dengan menjadi asisten peneliti atau pengajar

Academia_VS_Workforce_CAROUSEL21-e1400769292834
Cobalah menjadi asisten dulu via www.macleans.ca
Selama kuliah, mungkin kamu akhirnya menemukan bakat di bidang akademik. Selain nilai yang selalu baik, kamu pun termasuk yang lulus cepat dan sudah punya record menerbitkan beberapa hasil penelitian di jurnal terakreditasi. Karena mustahil melamar menjadi dosen tetap hanya dengan ijazah S-1 milikmu, cobalah untuk terlebih dahulu melamar posisi sebagai asisten dosen di mata kuliah yang kita minati. Kamu juga bisa melamar menjadi asisten peneliti di pusat-pusat studi milik universitasmu.
Jika tak ada posisi asisten peneliti atau pengajar yang sedang kosong, kamu bahkan bisa melamar sebagai staf administrasi di pusat-pusat studi tersebut. Dengan menjadi staf administrasi di sana, paling tidak kamu bisa mengenal secara personal para profesor atau dosen di universitasmu. Diharapkan, dengan begitu jalanmu menjadi seorang akademik akan bisa lebih terbuka.


Melamar sebagai volunteer juga bisa kamu lakukan sekarang. Apalagi, kamu akan sulit melakukannya ketika sudah punya tanggung jawab pekerjaan

Jadi suka relawan harus di rencanakan dari awal
Jadi suka relawan harus di rencanakan dari awal via pwap-inc.org
Menjadi seorang sukarelawan atau volunteer adalah hal yang mulia. Selain untuk tujuan sosial, kamu bisa merencanakan menjadi suka relawan untuk mengumpulkan pengalaman dan sambil mencari pekerjaan yang sesuai. Atau justru kamu bisa bekerja untuk LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) baik nasional maupun internasional.
Perencanaan menjadi sukarelawan cocok jika kamu memang menyukai petualangan, mencari banyak pengalaman, dan bebas (tidak terikat).  Jadi, segala hal termasuk menjadi sukarelawan kalau ditekuni akan membuahkan pekerjaan yang tak kalah dari bekerja di kantor dengan pakaian yang rapi.


Profesi sebagai petani juga bisa kamu jalani. Tak perlu pindah ke desa, sekarang kamu pun bisa bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan kota

Bertani juga bisa jadi rencana yang keren
Bertani juga bisa jadi rencana yang keren via careers2030.cst.org
Bertani sendiri bukan berarti harus punya sawah yang lebar atau kebun yang luas. Beberapa kaum urban memanfaatkan lahan sempit mereka di rumah untuk bercocok tanam. selagi menyusun rencana besar lainnya, tak ada salahnya kita merencanakan untuk bercocok tanam.
Jenis bercocok tanam yang sedang digemari sekarang adalah organik (organic farming). Kalau bosan bercocok tanam sendiri, kita bisa ikut komunitas bercocok tanam. selain bisa belajar, bersosialisasi, ada banyak projek juga yang bisa di kerjakan, seperti garden design dan penyuluhan tentang gaya hidup sehat.
Beberapa orang juga bisa membaca peluang untuk menghasilkan uang tambahan dari kegiatan ini. Perkumpulan masyarakat tani organik di lereng Gunung Merapi bahkan bisa menghasilkan omzet 1,5 juta per minggu. Bukan tidak mungkin, kita justru bisa mencukupi kebutuhan hidup dari bercocok tanam seperti ini.

Merencanakan masa depan dengan matang memang sangat penting, terutama karena hidup tak pernah pasti. Jangan buang waktu kosong kita untuk sesuatu yang tidak produktif. Walaupun setelah sarjana kita belum bisa menyasar pekerjaan ideal, paling tidak dengan beberapa pekerjaan di atas pun kita juga bisa melakukan kebaikan.
Oh iya. Selamat ya, sudah sarjana! Semoga kamu berhasil di dunia kerja! :)

http://www.hipwee.com/sukses/setelah-sarjana-jangan-malah-menganggur-lama-6-profesi-ini-layak-jadi-rencana-cadangan-sembari-kamu-mengejar-cita-cita/
Share on Google Plus

About Fajar Soehardjo

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar